Motor Listrik Alva Bakal Mejeng di GIIAS 2022, Performa Setara Motor 150cc

Jakarta Ilectra Group (IMG) kabarnya akan merilis Alva di melalui pameran Gaikindo International Auto Show () 2022. Ajang 2022 sendiri akan dihelat tanggal 11 Agustus 2022 mendatang.

Perusahaan Ilectra Motor Group (IMG) kabarnya akan merilis sepeda motor listrik Alva - oto.detik.com

Perusahaan Ilectra Motor Group (IMG) kabarnya akan merilis sepeda motor listrik Alva - oto.detik.com

“Dari segi teknis Alva, torsi motor listrik itu ekuivalen dengan 46,5 Nm (Newton meter) atau kalau di motor mesin bensin setara 150 cc,” ujar Managing Director IMG Rainier Haryanto dalam acara GIIAS Talk di CIBIS Park pada Sabtu (30/7), seperti dilansir dari Tempo.

Rainier menjelaskan, motor elektrik Alva mempunyai kemampuan yang sama dengan motor bermesin bensin. Ia juga membantah anggapan bahwa sepeda motor listrik sama dengan sepeda listrik. “Nah, lewat Alva kami menghadirkan motor listrik dengan pengalamannya yang mirip (dengan motor bensin),” imbuh Rainier.

Nantinya, sepeda motor listrik Alva dapat dilihat langsung di Hall 3A ICE BSD dalam pameran GIIAS 2022 pada tanggal 11-21 Agustus 2022. Lebih lanjut Rainier mengungkapkan, motor listrik Alva mempunyai torsi sebesar 46,5 Nm yang performanya setara dengan motor konvensional bermesin 150 cc. “Motor single battery tapi bisa ditambahkan menjadi double battery. Ini memungkinkan pengguna memacu kendaraan hingga kecepatan 90 km/jam dengan jarak tempuh 90km sekali pengecasan,” ungkapnya.

Yang lebih menarik lagi, motor listrik Alva ini diklaim lebih irit dibandingkan motor konvensional. Bahkan, penghematan yang bisa diperoleh mencapai Rp400 ribuan dalam waktu 1 bulan. Namun sayang, ia masih belum bersedia membocorkan informasi mengenai motor listrik teranyar tersebut. Namun, Rainier menekankan bahwa motor Alva dirakit di daerah Cikarang dan mempunyai TKDN lebih dari 50%.

Menurut Rainier, alasan pihak IMG menghadirkan motor listrik Alva ke Indonesia adalah untuk membantu transisi pengguna kendaraan bermotor ke kendaraan listrik demi mengurangi karbon. DKI Jakarta kabarnya mempunyai tingkat karbon melebihi ambang batas normal hingga 20 kali dari standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca juga:   Harga Lebih Murah dari CB150R & Vixion, Suzuki GSX-150 Bandit Dibanderol Rp 26 Juta Saja
author